Awal tahun baru merupakan awal yang indah bagi semua orang, terutama fans Liverpool, ato biasa yang disebut Liverpuldilan, karena pada awal tahun baru itulah The Reds menuai kemenangan perdana di boxing day.
Tetapi sayang, itu merupakan kemenangan tunggal yang diraih Liverpool di semua ajang. Di Carling, kalah melawan Chelsea, di Premiere League, malah seri terus. Hadu, saya sebagai penggemar berat Liverpool, tidak tahan melihat berita kekalahan di Telivisi ato di Koran. Tampaknya Rafael Benitez harus segera mundur.
Tetapi. Beberapa jam yang lalu, semua pikiran saya lenyap seketika. Ketika Liverpool menghempaskan the unbeatable Inter Milan di Anfield 2-0. Kemenangan ini membuat magis anfield yang lama-lama pudar menjadi ada kembali. Ialah Rafa Benitez, sebagai arsitek kemenangan The Red atas inter. Dia berani memasang kombinasi pemain veteran dengan pemain muda. Disana ada Samie Hyppia berkaloborasi dengan Aurelio, ditengah Lucas dengan Gerrard, di kanan ada Babel dengan Finnan. Di depan, stiker yang dinobatkan menjadi pesepak bola terseksi, Fernando Torres bermain apik dengan Dirk Kyut.
Memang apes bagi Inter, di tengah gempuran serangan Liverpool, Materazzi kembali verulah, kali tidak menanduk pemain, tetapi menarik kaos Fernando Torres, dan akirnya mendapatkan Kartu Kuning kedua pada menit 30. Apes-apes, itulah gambaran yang sangat tepat, udah main 10 pemain, Ivan Cordoba juga cedera, masih belum tau cedera apa yang dialamai bek tengah asal Amerika Tengah ini.
Setelah menunggu 85 menit, saya yang tidak bias sejak awal, akirnya menjerit, setelah umpan Jermaint Pennant yang menggantikan Ryan Babel, di sambut tendangan Volley mantap oleh Dirk Kyut, GOL. 1-0 untuk Liverpool, seolah BBM terisi kembali, lagi-lagi seluruh punggawa Liverpool menyerang secara total football, alhasil, tendangan skipper Inggris (oia, Fabio Capello nonton lho) Steven Gerrard, merobek jala Inter dengan tendangan keras tepay disudut gawang. Wuih, ini gol fantastis.
Y..Y, akirnya bulu kuduk saya merinding lagi, seluruh penonton menyanyikan You’ll Never Walk Alone. Lagu kebanagsaan Liverpool, sampai-sampai bung Towel dari RCTI tidak suaranya tidak kedengeran karen kerasnya nyanyian kemenangan Liverpool.
Huuf, begitulah resensi dari saya, aq mau tidur dulu, ngantuk..
20.2.08
Eh, ini ada tips dikit-dikit dari saya, mungki berguna, he..he..he..
Pada kesempatan ini akan dipaparkan penggunaan mesin pencari informasi Google, untuk mendapatkan informasi yang tersembunyi dan sangat penting. Dimana informasi tersebut tidak terlihat melalui metode pencarian biasa. Artikel ini berdasarkan pada FAQ dan diskusi pada milis situs keamanan jaringan komputer http://bugtraq.org dan http://insecure.org tentang metode pengumpulan informasi berkaitan dengan aktifitas webhacking .
Kecenderungan penggunaan teknik ini pada awalnya digunakan untuk mendapatkan informasi sebanyak banyaknya kepada target mesin ataupun mendapatkan hak akses yang tidak wajar. Pencarian informasi secara akurat, cepat dan tepat didasari oleh berbagai macam motif dan tujuan, semoga saja paparan ini digunakan untuk tujuan mencari informasi dengan tujuan yang tidak destruktif, tetapi ialah untuk membantu pencarian informasi yang tepat, cepat dan akurat untuk tujuan yang baik dan bermanfaat.
Dibawah ini akan dijelaskan tentang perintah khusus pada Google, dan akan dijelaskan pengertian dan penggunaan dari tiap – tiap perintah untuk mendapatkan informasi tersembunyi dan sangat penting.
" Intitle:" ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian yang hanya menghasilkan judul yang mengandung informasi pada topik yang
dimaksud. Sebagai contoh pada pencarian, “intitle:
password admin “ ( tanpa tanda kutip ). Pencarian akan mencari page yang mengandung kata “ password “ sebagai judulnya dengan prioritas utama “admin” .
Jika pada pencarian terdapat dua query pencarian utama, digunakan sintaks allintitle: untuk pencarian secara lengkap. Sebagai contoh pada pencarian “allintitle:admin mdb”. Maka pencarian akan dibatasi pada dua subjek utama judul yaitu “admin” dan “mdb”.
“ inurl:” ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian yang hanya menghasilkan semua URL yang hanya berisi kata kunci informasi yang dimaksudkan. Sebagai contoh pencarian dalam pencarian,”inurl : database mdb”. Pencarian akan menghasilkan semua URL yang hanya mengandung informasi tentang “database mdb “.
Hal yang sama juga berlaku pada sintaks ini, jika terdapat dua query pencarian utama, digunakan sintaks “allinurl:” untuk mendapatkan list url tersebut.
Sebagai contoh pencarian “allinurl: etc/passwd“ , pencarian akan menghasilkan URL yang mengandung informasi tentang “etc” dan “passwd”. Tanda garis miring slash (“/”) diantara dua kata etc dan passwd akan diabaikan oleh mesin pencari Google.
“site:” ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian suatu query informasi berdasarkan pada suatu situs atau domain tertentu. Sebagai contoh pada pencarian informasi: “waveguide site:itb.ac.id” (tanpa tanda kutip). Pencarian akan mencari topic tentang waveguide pada semua halaman yang tersedia pada domain itb.ac.id.
“cache:” akan menunjukkan daftar web yang telah masuk kedalam indeks database Google. Sebagai contoh:
“cache:deffcon.org”, pencarian akan memperlihatkan list yang disimpan pada Google untuk page deffcon.org
“filetype:” ialah sintaks perintah pada Google untuk pencarian data pada internet dengan ekstensi tertentu (i.e. doc, pdf or ppt etc). Sebagai contoh pada pencarian : “filetype:doc site:go.id confidental” ( tanpa tanda kutip). Pencarian akan menghasilkan file data dengan ekstensi “.doc” pada semua domain go.id yang berisi informasi “confidential”.
“link:” ialah sintaks perintah pada Google yang akan menunjukkan daftar list webpages yang memiliki link pada webpage special. Sebagai contoh:“link:www.securityfocus.com” akan menunjuukan daftar webpage yang memiliki point link pada page SecurityFocus.
“related:” sintaks ini akan memberikan daftar web pages yang serupa dengan web page yang di indikasikan.
Sebagai contoh: “related:www.securityfocus.com”, pencarian akan memberi daftar web page yang serupa dengan homepage Securityfocus.
“intext:” sintaks perintah ini akan mencari kata kata pada website tertentu. Perintah ini mengabaikan link atau URL dan judul halaman. Sebagai contoh :
“intext:admin” (tanpa tanda petik), pencarian akan menghasilkan link pada web page yang memiliki keyword yang memiliki keyword admin.
Beberapa query sintaks diatas akan sangat membantu dalam pencarian data dan informasi lebih detail.
Google dapat menjadi mesin pencari untuk menggali informasi tertentu dan rahasia, informasi yang tidak diperkirakan yang dapat memberitahukan sisi lemah suatu sistem. Hal tersebut yang dimanfaatkan oleh sebagian individu untuk melakukan penetrasi suatu server atau sistem informasi .
Sintaks “Index of ” dapat digunakan untuk mendapatkan situs yang menampilkan indeks browsing direktori.
Webserver dengan indeks browsing yang dapat diakses, berarti siapa saja dapat melakukan akses pada direktori webserver, seperti layaknya dapat dilakukan pada lokal direktori pada umumnya.
Pada kesempatan ini dipaparkan bagaimana penggunaan sintaks “index of” untuk mendapatkan hubungan pada webserver dengan direktori indeks browsing yang dapat diakses.. Hal tersebut merupakan sumber informasi yang sederhana dapat diperoleh, akan tetapi isi dari informasi seringkali merupakan informasi yang sangat penting. Informasi tersebut dapat saja berupa password akses atau data transaksi online dan hal yang sangat penting lainnya.
Dibawah ini merupakan beberapa contoh penggunaan sintaks “ indeks of” untuk mendapatkan informasi yang penting dan sensitive sifatnya.
ex :
Index of /admin
Index of /passwd
Index of /password
Index of /mail
"Index of /" +passwd
"Index of /" +password.txt
"Index of /" +.htaccess
"Index of /secret"
"Index of /confidential"
"Index of /root"
"Index of /cgi-bin"
"Index of /credit-card"
"Index of /logs"
"Index of /config"
"Index of/admin.asp
"Index of/login.asp
Mencari sistem atau server yang vulnerable menggunakan sintaks “inurl:” atau “allinurl:”
1. Menggunakan sintaks “allinurl:winnt/system32/” (dengan tanda petik ) akan menampilkan daftar semua link pada server yang memberikan akses pada direktori yang terlarang seperti “system32”. Terkadang akan didapat akses pada cmd.exe pada direktori “system32” yang memungkinkan seseorang untuk mengambil alih kendali sistem pada server tersebut.
2. Menggunakan “allinurl:wwwboard/passwd.txt” ( dengan tanda petik ) akan menampilkan daftar semua link pada server yang memiliki kelemahan pada “wwwboard Password”. Pembahasan lebih lanjut tentang vulnerability “wwwboard Password” dapat dilihat pada site keamanan jaringan seperti http://www.securityfocus.com atau http://www.securitytracker.com
3. Menggunakan sintaks “inurl: bash history” (dengan tanda petik ) akan menampilkan daftar link pada server yang memberikan akses pada file “bash history” melalui web. File tersebut merupakan command history file yang mengandung daftar perintah yang dieksekusi oleh administrator, yang terkadang menyangkut informasi sensitive seperti password sistem. Seringkali password pada sistem telah dienkripsi, untuk mendapatkan password aslinya bentuk yang dienkripsi ini harus didekripsi menggunakan program password cracker. Lama waktu untuk mendapatkan hasil dekripsi tergantung dari keandalan program dan banyaknya karakter yang terenkripsi.
4. Menggunakan “inurl:config.txt” (dengan tanda petik) akan menampilkan daftar semua link pada server yang memberikan akses pada file “config.txt. File ini berisi informasi penting termasuk hash value dari password administrator dan proses autentifikasi dari suatu database.
Sintaks “inurl:” atau “allinurl:” dapat dikombinasikan dengan sintaks yang lainnya seperti pada daftar dibawah ini :
Inurl: /cgi-bin/cart32.exe
inurl:admin filetype:txt
inurl:admin filetype:db
inurl:admin filetype:cfg
inurl:mysql filetype:cfg
inurl:passwd filetype:txt
inurl:iisadmin
inurl:auth_user_file.txt
inurl:orders.txt
inurl:"wwwroot/*."
inurl:adpassword.txt
inurl:webeditor.php
inurl:file_upload.php
inurl:gov filetype:xls "restricted"
index of ftp +.mdb allinurl:/cgi-bin/ +mailto allinurl:/scripts/cart32.exe allinurl:/CuteNews/show_archives.php
allinurl:/phpinfo.php
allinurl:/privmsg.php
allinurl:/privmsg.php
inurl:cgi-bin/go.cgi?go=*
allinurl:.cgi?page=*.txt
allinurul:/modules/My_eGallery
Mencari suatu sistem atau server yang memiliki kelemahan dengan sintaks “intitle:”
atau “allintitle:”
1. Menggunakan allintitle: "index of /root” ( tanpa tanda kutip ) akan menampilkan
Daftar link pada webserver yang memberikan akses pada direktori yang terlarang seperti direktori root.
2. Menggunakan allintitle: "index of /admin” ( tanpa tanda kutip ) akan menampilkan link pada site yang memiliki indeks browsing yang dapat diakses untuk direktori terlarang seperti direktori “admin”.
Penggunaan lain dari sintaks “intitle:” atau “allintitle:” yang dikombinasikan dengan sintaks lainnya antara lain :
intitle:"Index of" .sh_history
intitle:"Index of" .bash_history
intitle:"index of" passwd
intitle:"index of" people.lst
intitle:"index of" pwd.db
intitle:"index of" etc/shadow
intitle:"index of" spwd
intitle:"index of" master.passwd
intitle:"index of" htpasswd
intitle:"index of" members OR accounts
intitle:"index of" user_carts OR user_cart
allintitle: sensitive filetype:doc
allintitle: restricted filetype :mail
allintitle: restricted filetype:doc site:gov
allintitle:*.php?filename=*
allintitle:*.php?page=*
allintitle:*.php?logon=*
Penggunaan dan kombinasi pada sintaks tidak hanya terbatas pada contoh paparan diatas. Masih banyak lagi kombinasi dari sintaks sintaks dengan berbagai kata kunci yang dapat digunakan. Hal tersebut bergantung pada kreativitas dan kemauan untuk mencoba. Ada baiknya penggunaan wacana yang telah dipaparkan ini digunakan untuk kepentingan yang tidak menimbulkan kerugian atau kerusakan.
Kelemahan pada suatu sistem atau server yang diketahui ada baiknya dilakukan sharing dengan administrator sistem yang bersangkutan sehingga dapat bermanfaat bagi semua pihak. Dikarenakan kemungkinan besar hasil dari pencarian informasi dapat memberikan informasi yang sensitive, yang seringkali menyangkut segi keamanan suatu sistem atau server.
Wacana tentang sintaks yang sangat membantu dalam pencarian informasi tersebut akhirnya tergantung pada niat dan tujuan dalam pencarian data. Apakah sungguh sungguh dilakukan untuk kebutuhan pencarian data, mengumpulkan informasi dari suatu mesin target penetrasi. Tujuan akhirnya bergantung pada niat individu yang bersangkutan sehingga penulis tidak bertanggung jawab terhadap penyalahgunaan dari informasi yang telah dipaparkan. Seperti kata pepatah lama “ resiko ditanggung penumpang “.Modified and changed by diorockout™ © 2008
12.1.08
Itulah gambaran yang terjadi pada awal pergantian tahun baru 2008. Produsen-produsen mobil dan motor pada kompetisi balap motor terbesar yaitu GP dan kompetisi balap mobil terbesar dan tercepat yaitu F1, sedang hot-hotnya mengeluarkan mobil dan motor baru. Sebenarnya para owner memang sudah wajib untuk mengeluarkan mobil dan sepeda motor baru di setiap awal musimm, tetapi pada tahun ini sangat special, karena mereka melaunching mobil baru mereka pada awal tahun.
Yang pertama adalah Ferrari, yang meluncurkan F2008 pada tanggal 6 Januari kemarin, perbedaan yang ada “hanya” F2008 lebih panjang dari adiknya F2007. Tapi, jangan sangka F2008 ini kalah cepat dengan adiknya, F2008 ini lebih ceapt 5-10 KM dari adikinya, ini sangat membuat para pecinta Ferrari sangat berdebar-debar menantikan uji coba perdana.
Masih F1, yang kedua muncul adalah McLaren-Mercedes, melaunching sehari setelah pesaing terberatnya Ferrari mengeluarkan F2008, pada tanggal 7 Januari 2008 kemarin, MP4-23, resmi diluncurkan. Peluncuran ini dianggap special, karena sang pembalap super-duper-Rookie, Hamilton, berulang tahun ke-23, dan pada musim f1 ini, Hamilton akan memakai nomor 23 di mobil F1-nya. Perbedaan yang terlihat pada MP4-23 pada mobil sebelumnya adalah, “more faster”, itu yang diungkapkan Lewis Hamilton pada saat peluncuran mobil MP4-23. Warna? Tetap mengkilap.
Lalu yang ke3, yaitu tim pabrikan Jerman, yaitu Toyota. Kemarin Toyota mengeluarkan TF108 di Cologne, Jerman. TF108 ini adalah bukti untuk tidak menjadi bulan-bulanan pada 2 tahun terakir sesi F1. Pascal Vasselon, kemarin mengungkapkan, “Kami memang harus tampil lebih baik dari tahun 2007”. Ini memang sangat menggembirakan bagi sang pembalap, Timo Glock, yang ingin prestasinya sama dengan BMW, yang membuat musim fantastis di tahun 2007.
Hmm?? Tapi ada yang kurang, kapan y peluncuran Red-Bull racing? Hehehhe, jangan salah, itu tim idola saya lho. Yaudah, kita tunggu dan kita nantikan gebrakan-gebrakan tim-tim “gurem” F1.
(next)29.12.07
Microsoft Word merupakan salah satu paket program dari Microsoft Office yang digunakan untuk mengolah kata.
1.1. Memulai Microsoft Word
Secara default, saat pertama kali menjalankan Microsoft Word, maka akan terbentuk dokumen kosong yang diberi nama doc1. Pada dokumen tersebut dapat diketikkan naskah yang akan Anda buat.
Untuk memulai Microsoft Word dapat melalui lima cara :
1. klik ganda icon program word pada desktop
2. klik shortcut menu word
3. klik office program bar pada menu start
4. klik nama dokumen/file word bila pernah mengetik dokumen dengan word
5. dengan windows explorer atau start menu find, cari file Microsoft Word atau Winword(tipe file : application atau shortcut) kemudian klik ganda.
Pengoperasian Microsoft Word dapat melalui :
1. memilih menu pada Menu Bar
2. menekan tombol-tombol pada Toolbar
3. menekan Shortcut.
Untuk pemilihan menu dengan keyboard dapat digunakan tombol F10 yang diikuti penggunaan tombol panah dan Enter, atau dengan menekan tombol Alt diikuti dengan tombol huruf yang bergaris bawah pada menu dimaksud. Jika menggunakan mouse maka gerakkan mouse pada menu yang dimaksud (ditandai dengan bentuk seperti tombol pada menu yang terletak pada cursor), kemudian tekan tombol mouse kiri untuk menampilkan isi menu tersebut.
Status bar menampilkan informasi mengenai dokumen yang sedang aktif, seperti nomor halaman, nomor section, jumlah halaman, nomor baris, kolom, jarak baris dll.
1.2. Membuat File Baru
Untuk membuat file baru, Anda dapat memilih menu File-New atau tekan tombol atau tekan shortcut Ctrl+N.
1.3. Penyimpanan File
Setelah dokumen selesai dibuat, dapat disimpan dengan memilih menu File-Save atau tombol Toolbar atau tekan shortcut Ctrl+S. Setelah memilih menu tersebut bilamana anda belum pernah menyimpan file anda sebelumnnya maka masukkan nama file pada kolom File Name dan kemudian tekan Enter atau pilih tombol Save. Nama file tersebut dapat terdiri maksimum 255 karakter, bisa menggunakan titik atau spasi, tetapi tidak boleh menggunakan karakter * dan ?. Secara default, nama file tersebut akan diberi extention .doc oleh Microsoft Word. Dapat juga anda menentukan letak penyimpanan dengan memilih pada kotak dialog save in atau mengetikkan pada file name beserta nama filenya.
1.4. Membuka File
Untuk membuka dokumen yang ada, dapat memilih menu File-Open atau tekan tombol toolbar atau tekan shortcut Ctrl+O.
Pilihlah dokumen yang akan dibuka dan kemudian tekan tombol Open, atau jika daftar tersebut terlalu banyak, maka dapat Anda ketikkan nama file (bisa hanya beberapa huruf depan saja) kemudian pilihlah nama dokumen yang ingin anda gunakan.
Berikut untuk mencari file bilamana anda tidak dapat menemukan file yang anda inginkan atau lupa dimana anda menyimpannya. Pilihlah Tools – Search.
1.5. Menyimpan File Dengan Nama Lain
Jika Anda telah menyimpan dokumen dan ingin menyimpannya lagi dengan nama yang lain atau dengan format selain Microsoft Word, dapat dipilih menu File-Save As. Maka akan muncul window yang sama persis dengan window save di atas.
1.6. Menutup File
Setelah Anda selesai mengetikkan dokumen dan telah disimpan, maka dokumen tersebut dapat Anda tutup dengan memilih menu File-Close atau shortcut CTRL+F4 atau meng-klik simbol silang pada window.
1.7. Edit
Untuk memindahkan suatu bagian dokumen ke lain tempat, juga tidak perlu menghapus dokumen lama kemudian mengetik ulang dokumen tersebut di tempat yang baru melainkan dengan menduplikatnya atau memindahkan saja.
Menduplikat atau memindahkan dokumen tersebut dapat dilakukan dengan cara :
1. Sorot bagian dokumen yang akan Anda duplikat/pindahkan. Penyorotan/memblok dapat menggunakan mouse ataupun tombol keyboard :
• Kombinasi tombol SHIFT
o SHIFT+CTRL+Panah kiri : blok hingga awal kata
o SHIFT+CTRL+Panah kanan : blok hingga akhir kata
o SHIFT+HOME : blok hingga awal baris
o SHIFT+END : blok hingga akhir baris
o SHIFT+CTRL+HOME : blok hingga awal dokumen
o SHIFT+CTRL+END : blok hingga akhir dokumen
• EXT/modus extended selection
o Tekan tombol F8 dua kali : blok suatu kata
o Tekan tombol F8 tiga kali : blok suatu kalimat
o Tekan tombol F8 empat kali : blok suatu paragraph
o Tekan tombol F8 lima kali : blok section
o Tekan tombol F8 enam kali : blok seluruh dokumen
• Pointer mouse
o Klik ganda suatu kata : blok kata
o CTRL+klik suatu kalimat : blok kalimat
o Klik didepan baris saat pointer berbentuk anak panah : blok baris
o Drag didepan baris : blok sekelompok baris
o Klik ganda didepan baris dengan pointer panah : blok paragraph
o CTRL+klik didepan baris dengan pointer panah : blok seluruh dokumen
o ALT+klik pointer pada naskah : blok segiempat
o Untuk membatalkan blok, klik pointer di sembarang tempat.
2. Jika Anda bermaksud menduplikat dokumen, pilih menu Edit-Copy atau tekan tombol atau tekan shortcut Ctrl+C.
3. Tetapi jika Anda hendak memindahkan dokumen, pilih menu Edit-Cut atau tekan tombol atau tekan shortcut Ctrl+X.
4. Pindahkan cursor ke tempat yang baru, kemudian pilih menu Edit Paste atau tekan tombol atau tekan shortcut Ctrl+V.
5. Jika Anda hendak memilih keseluruhan dokumen, dapat dilakukan tanpa harus menggeser mouse atau menekan tombol panah pada keyboard. Cukup dengan memilih menu Edit-Select All atau CTRL+A.
6. Jika Anda melakukan kesalahan dalam melakukan perubahan pada dokumen dan berniat membatalkannya, dapat memilih menu Edit-Undo atau menekan tombol atau shortcut Ctrl+Z. Tombol yang bergambar segitiga digunakan untuk menampilkan daftar perubahan yang telah Anda buat, dan dapat dipilih sekaligus sehingga tidak perlu menekan tombol tersebut berulang-ulang.
7. Untuk melaksanakan kembali perubahan yang telah dibatalkan, Anda dapat melaksanakannya dengan memilih menu Edit-Redo atau menekan tombol atau shortcut Ctrl+Y.
8. Untuk menemukan suatu teks tertentu pada dokumen, dapat digunakan fasilitas find yang terdapat pada menu Edit-Find… atau tekan shortcut Ctrl-F.
Pada kolom Find what dapat Anda ketikkan teks yang Anda cari, kemudian tekan tombol Find Next. Jika teks yang Anda cari ditemukan, maka teks tersebut akan tampil dalam keadaan terpilih (ter-blok).
9. Untuk mengganti suatu teks dengan teks yang lain, maka dapat Anda gunakan menu Edit-Replace… atau shortcut Ctrl-H atau jika Anda sudah berada pada tampilan Find di atas, dapat langsung tekan pada bagian Replace.
Masukkan kata yang akan diganti pada kolom Find What dan ketikkan kata penggantinya pada Replace With. Kemudian dapat ditekan tombol Find Next. Jika teks yang akan diganti ditemukan, maka teks tersebut akan ditampilkan dalam keadaan terpilih (ter-blok), dan tentukan apakah akan mengubah teks tersebut atau tidak, atau bahkan mengubah semua teks pada seluruh dokumen. Jika hanya mengubah teks yang terpilih saja, maka dapat ditekan tombol Replace, tetapi jika diinginkan mengubah seluruh teks pada dokumen tanpa konfirmasi lagi, dapat ditekan tombol Replace All.
10. Untuk menuju halaman tertentu, dapat dipilih menu Edit-Go To… atau tekan shortcut Ctrl-G.
Nomor halaman yang kita tuju dapat diketikkan pada bagian Enter Page Number, kemudian tekan tombol Next.
Selain digunakan untuk menuju halaman tertentu, menu Go To ini juga dapat digunakan untuk menuju nomor section, baris, footnote, endnote dll dengan cara memilih pada bagian Go To What.
1.8. Mengaktifkan / Me-non-aktifkan Toolbar dan Ruler
Toolbar yang akan diaktifkan atau di-non-aktifkan dapat dipilih pada menu View-Toolbar atau Tools - Customize - tab Toolbars kemudian memilih katagori perintah di kotak daftar kategori. Atau cara lain adalah:
• Menu Tools – Customize – tab Commands
• Pilih kategori pada kolom sebelah kiri
• Seret pilihan perintah yang akan dibuat icon pada lokasi yang diinginkan.
Mengembalikan toolbar ke keadaan semula dengan memilih menu View – Toolbars. Pilih toolbar yang akan dikembalikan ke keadaan semula kemudian klik tombol reset.
Untuk mengaktifkan atau me-non-aktifkan ruler, dapat Anda pilih menu View-Ruler.
1.9. Mengubah Tampilan Dokumen
Pengaturan tampilan layer digunakan untuk mengatur mistar vertical, scroll bar horizontal, status bar, dsb dilakukan dengan cara memilih menu Tools – Options – tab View. Selain itu, ada pula modus view atau bentuk tampilan layar dengan 4 pilihan :
• Normal View – tampilan standar word. Normal View digunakan untuk ubah dan ks secara umum. Pada Normal View, format teks terlihat dan tampilan pada layar sederhana sehingga mudah digunakan untuk mengetik atau mengubah secara cepat
• Web Layout View – untuk menghubungkan dengan halaman web internet
• Print Layout View – tampilan hasil cetakan. digunakan untuk melihat tampilan dokumen sesuai dengan kertas yang digunakan. Jadi yang
tertampil akan sama dengan yang tercetak jika dokumen tersebut dicetak dengan printer. Tampilan ini berguna untuk mengubah header dan footers, mengatur margin, membuat kolom, menampilkan gambar dll
• Outline View – tampilan naskah beserta bagan atau hirarkhi teks. Outline View menyebabkan struktur dokumen mudah dilihat dan juga mudah jika dilakukan pemindahan, penduplikatan serta pengaturan letak teks. Hal ini dilakukan hanya dengan mengatur heading. Pada Outline View ini, juga dapat dengan mudah mengatur tampilan, apakah hanya ditampilkan heading utama, kedua, ketiga dst, atau ditampilkan semua teks.
• Print preview – menunjukkan bentuk dokumen bila dicetak
• Reading layout
Pengubahan ini dilakukan dengan memilih menu View dan diikuti dengan tampilan yang diinginkan atau dengan menekan tombol yang terletak pada bagian bawah window, di samping kiri horizontal scrollbar.
2.Memformat Dokumen
2.1. Mengatur Margin dan Ukuran Kertas
Untuk mengatur margin dokumen dan ukuran kertas, dapat dipilih menu File-Page Setup
Pada bagian margin, Anda dapat mengatur margin atas, bawah, kiri, kanan kertas, juga beserta jarak header dan footer. Pada pilihan Apply To, Anda dapat menentukan apakah margin tersebut berlaku untuk keseluruhan dokumen (Whole Document), atau hanya berlaku mulai dari posisi cursor ke bawah (This Point Forward). Pada pilihan Multiple Pages terdapat empat pilihan untuk membantu dalam pengaturan bentuk dokumen sesuai kebutuhan, antara lain :
• Normal : tampilan normal
• Mirror Margin : digunakan jika hendak membuat dokumen yang bersebelahan antara halaman genap dengan ganjil.
• 2 Pages per Set : mengatur agar satu halaman kertas dibagi 2 atas bawah sebagai halaman yang berbeda
• Book Fold : sebagai tampilan buku yang butuh untuk membagi kertas kanan dan kiri
Tombol Default… digunakan untuk menyimpan semua pengaturan yang telah dibuat menjadi aturan default Microsoft Word sehingga setiap Anda membuat dokumen yang baru, maka dokumen tersebut mempunyai format margin dan ukuran kertas sesuai dengan aturan Anda.
Secara default, satuan ukuran yang digunakan oleh Microsoft Word ialah Inch, tetapi Anda dapat mengubahnya menjadi cm atau satuan lain seperti points, picas dengan mengatur option pada menu Tools-Options… dan pilih tab General
Ubahlah Measurement Units sesuai dengan keinginan
Untuk mengubah ukuran kertas, maka dapat dipilih tab Paper :
Pada window ini telah disediakan berbagai ukuran kertas yang standar atau yang biasaya digunakan. Jika tidak terdapat ukuran kertas yang sesuai pada daftar Paper size, maka Anda dapat mengetikkan sendiri panjang dan tinggi kertas. Juga dapat diatur pencetakan kertas apakah akan dicetak tegak (Portrait) atau mendatar (Landscape).
Pada tab Layout digunakan untuk mengatur Section Start (pembagian format dokumen), pemakaian header&footer tiap halaman dengan berbagai pilihan.
2.2. Mengatur Paragraf
Anda dapat mengatur paragraf yang Anda buat dengan memilih menu Format-Paragraph.
Pilihan AlignmentI digunakan untuk mengatur perataan paragraph dengan pilihan rata tengah, kiri, kanan atau keduanya kanan dan kiri. Selain dengan menu ini, pengaturan perataan paragraf dapat dilakukan dengan menekan tombol Toolbar . Identation dapat dilakukan dengan langsung menggeser batas indent pada ruler atau mengetik batas kanan dan kirinya pada Indentation. Special berisi pilihan hubungan perataan baris pertama dengan baris selanjutnya pada sebuah paragraph.
Selain itu terdapat pengaturan jarak baris (Line spacing) untuk mengatur jarak tiap baris. Sedangkan pada Spacing digunakan untuk mengatur jarak tiap baris sebelum dan setelah paragraph.
2.3. Style
Style digunakan untuk menyimpan format tampilan pada naskah sehingga dapat digunakan pada naskah lainnya. Format tampilan seperti huruf dan paragraph. Untuk membuat style baru dapat digunakan menu Format-Styles and Formatting
Untuk mendefinisikan style baru, bisa menekan tombol New…, sedangkan jika ingin mengubah style yang sudah ada, digunakan tombol Modify…
Beri nama style yang baru dan pilih tipe style, style paragraf atau huruf. Dan untuk mengubah format tersebut (huruf, paragraf dll), bisa menggunakan tombol Format kemudian pilih bagian yang akan diubah.
2.4. Tabulasi
Untuk mengatur tabulasi, dapat memilih menu Format-Tabs atau Format – Paragraph – tab Indents and Spacing – Tabs atau klik pointer mouse pada ruler
Untuk mengatur posisi tabulasi yang diinginkan dengan cara mengetikkan jarak pada Tab Stop Position dan kemudian menekan tombol Set. Juga dapat ditentukan alignment teks yang terletak diantara tabulasi tersebut apakah rata kiri, kanan, tengah, dll. Jika diinginkan karakter pengisi diantara dua tabulasi (misal, garis putus-putus, titik dll), maka dapat dipilih karakter yang diinginkan tersebut pada Leader.
Selain dengan menu ini, untuk menentukan tabulasi dapat langsung menekan ruler pada posisi yang diinginkan, maka akan terbentuk batas-batas tabulasi sesuai dengan alignment-nya.
Untuk mengubah alignment tabulasi, dapat dilakukan dengan menekan tombol di sebelah kiri ruler. .
Menghapus tabulasi : dengan melakukan drag & drop pada tanda tab dan menariknya kebawah atau pilihan Clear pada kotak dialog tabs.
2.5. Mengatur Huruf
Untuk mengatur huruf yang Anda pakai pada teks dengan memilih menu Format-Font.
Ada tiga pilihan tab pada menu tersebut :
• Font : untuk mengganti bentuk atau jenis huruf, ukuran, warna, efek font dan garis bawah.
o Font – mengatur jenis huruf
o Font Style – mengatur huruf agar memiliki style normal, tebal, miring, atau tebal dan miring
o Size - mengatur ukuran huruf
o Font Color - warna huruf
o Underline Style – mengatur bentuk garis bawah
o Underline Color – menentukan warna garis bawah
o Effects – Strikethrough (coret tengah), Double Strikethrough (coret tengah dua kali), Superscript (2 2), Subscript (2 2), Shadow (sshhaaddooww), Outline (), Emboss (eeemmmbbbooossssss), Engrave (eeennngggrrraaavvveee), Smallcaps (SMALLCAPS), All Caps (ALL CAPS), Hidden ( ).
Selain dengan memilih menu, Anda juga dapat mengatur jenis, ukuran dan style huruf dengan menekan tombol Toolbar (mengatur jenis huruf) (mengatur ukuran huruf) (mencetak dengan huruf tebal) (untuk mencetak miring) (untuk mencetak dengan garis bawah) (mengatur warna huruf).
• Character Spacing : pengaturan spasi karakter
Spacing : untuk mengatur spasi karakter (normal, expanded – spasi renggang, condensed – spasi rapat)
Scale : memperbesar/memperkecil skala font
Position : untuk pergeseran vertical (normal, raised – posisi naik, lowered – posisi turun). Besar pergeseran default adalah 3 point.
Kerning for Fonts : untuk mengurangi jarak antara sepasang huruf dengan memanfaatkan lekuk atau bentuk huruf.
• Text Effects : menambah efek animasi font
2.6. Drop cap
Untuk menampilkan huruf atau kata pertama dalam paragraph agar menjadi besar dan mencolok. Dengan memilih menu Format-Drop Cap…
Pilihlah paragraph yang akan diberi drop cap (bilaman yang akan ditampilkan seluruh kata pertama maka bloklah kata itu terlebih dahulu).
• None : membatalkan drop cap
• Dropped : membuat drop cap rata dengan margin kiri
• In Margin : membuat drop cap rata dalam margin kiri
• Font : mengganti jenis huruf dari drop cap yang dibuat
• Lines to Drop : menentukan berapa baris tinggi drop cap
• Distance from Text : menentukan jarak drop cap daari teks
2.7. Change Case
Pada menu Format-Change Case digunakan untuk mengubah huruf besar dan kecil.
• Sentence Case
• Lowercase – mengubah seluruh teks yang dipilih menjadi huruf kecil
• Uppercase – menggubah seluruh teks yang dipilih menjadi huruf besar
• Tittle Case – mengubah setiap huruf pertama tiap kata menjadi huruf besar dan huruf selanjutnya huruf kecil
• Toggle Case – mengubah huruf pertama dalam kata menjadi huruf kecil dan membesarkan huruf berikutnya.
2.8. Bullets and Numbering
Untuk memberi penomoran secara otomatis dengan symbol, huruf atau angka dengan memilih menu format – bullets and numbering.
Bulleted – untuk membuat daftar berbutir, Numbered – membuat daftar bernomor.
Outline Numbered – membuat daftar bertingkat atau bagan (tombol TAB digunakan untuk melanjutkan penomoran ke level berikutnya/turun satu level sebaliknya SHIFT+TAB untuk menaikkan satu level). Untuk memberi penomoran yang berbeda pada tiap baris tab Outline Numbered dapat juga memilih Customize bila tidak terdapat pilihan bentukyang diinginkan lalu pilih Ok.
2.9. Menyisipkan Nomor Halaman
Anda dapat memberi nomor halaman pada dokumen yang Anda buat dengan memilih menu Insert-Page Number.
Nomor halaman tersebut dapat Anda atur letaknya apakah di atas atau bawah halaman, di sebelah kiri, kanan atau tengah. Jika diinginkan untuk memberi nomor halaman pada halaman pertama, maka Show Number on First Page harus terpilih.
Untuk mengubah awal nomor halaman atau memberi nomor halaman tertentu pada halaman, mengubah penomoran (misal menggunakan huruf romawi, abjad dll), dapat menekan tombol Format…
2.10. Menyisipkan Tanggal dan Waktu
Anda dapat menyisipkan tanggal dan waktu saat pembuatan dokumen pada dokumen yang sedang Anda buat dengan memilih Insert-Date and Time.
2.11. Menyisipkan Karakter Khusus
Untuk menyisipkan karakter khusus yang tidak terdapat pada tombol keyboard, dapat dipilih menu Insert-Symbol. Tab Symbols untuk mancari lambang dan Special Character untuk karakter khusus.
Jika ternyata karakter yang Anda cari tidak terdapat pada window di atas, dapat Anda coba untuk mencarinya pada font lain dengan mengubah daftar Font.
2.12. Menyisipkan Gambar
Pada Microsoft Word disediakan fasilitas untuk menyisipkan gambar pada dokumen yang sedang Anda buat, yaitu dengan memilih menu Insert-Picture. Pada menu tersebut masih terbagi lagi menjadi jenis gambar yang akan disisipkan yaitu apakah berupa Insert-Picture-ClipArt Galery atau Insert-Picture-Clipart (Clip Art), Insert-Picture-from File (file gambar), AutoShape, WordArt atau Chart.
Clip Art ialah file gambar yang mempunyai tipe Windows Metafile (.WMF). Secara default, Microsoft Word menyediakan beberapa Clip Art yang dapat Anda pakai.
Jenis file gambar yang dapat dimasukkan ke Microsoft Word ada beberapa macam seperti .JPG, .GIF, .PCX, .EMF, .WMF, .BMP, .PNG, .TIF dll.
AutoShape ialah bentuk-bentuk tertentu yang telah disediakan oleh Microsoft Word. Untuk menjalankan AutoShape dapat menggunakan Toolbar Drawing. Jika Toolbar
Drawing belum aktif, aktifkan terlebih dahulu dengan menu View-Toolbars-Drawing atau dengan menekan tombol Toolbar
WordArt ialah bentuk-bentuk huruf yang sudah ditentukan oleh Microsoft Word dan dapat Anda pergunakan untuk memperindah dokumen Anda. WordArt ini juga dapat diaktifkan dari Toolbar Drawing.
Chart ialah grafik yang dihasilkan dari data berupa angka yang terletak pada spreadsheet. Chart ini dihasilkan oleh program Microsoft Graph. Untuk menampilkan Chart, selain dengan menu Insert-Picture, dapat pula dengan menu Insert-Object kemudian memilih Microsoft Graph
2.13. Menyisipkan File
Anda dapat menyisipkan file dokumen lain pada dokumen yang sedang Anda buat dengan memilih menu Insert-File.
Jika tipe file yang akan Anda sisipkan bukan dokumen Microsoft Word, maka dapat Anda ubah daftar Files of type sesuai dengan tipe file yang akan Anda sisipkan.
2.14. Menggambar Bentuk-bentuk Tertentu
Anda dapat dengan mudah menggambar bentuk-bentuk tertentu seperti garis, lingkaran, persegi, oval dll dengan mengaktifkan Toolbar Drawing melalui menu View-Toolbars-Drawing atau menekan tombol Toolbar .
Untuk menggambar atau membuat obyek dan efek gambar maupun teks. Fasilitas ini akan ditampilkan dalam toolbar drawing dengan memilih menu insert-picture-autoshapes atau dengan menekan button drawing pada standar toolbar.
Toolbar drawing berisi macam macam tools dengan fungsi :
• Draw , digunakan untuk mengelompokan , mengatur posisi, memutar, dan mengganti obyek dengan berbagai obyek lainya; yang termasuk draw adalah :
o Order, untuk mengatur posisi obyek terhadap obyek lainya.
o Nudge, untuk menggeser obyek.
o Align or distribute , untuk mengatur perataan obyek terhadap halaman atau lembar kerja.
o Rotate or flip , untuk memutar atau membalik obyek..
o Change autoshapes, untuk mengganti bentuk obyek yang sudah ada.
• Select obyek, untuk memilih obyek yang berdampingan.
• Free rotate, memutar obyek sesuai keinginan.
• Autoshapes, untuk memilih berbagai gambar yang telah disediakan , misalnya : lines, untuk menggambar berbagai bentuk garis; basicshapes, untuk menggambar berbagai bentuk obyek dasar; callout, untuk mengambar berbagai bentuk bingkai table ; dan sebagainya.
• Line, untuk menggambar garis lurus.
• Arrow, untuk menggambar anak panah.
• Rectangle, untuk menggambar persegi / kotak.
• Oval, untuk menggambar elips / lingkaran.
• Text box,untuk membuat teks dalam kotak atau bingkai.
• Word art, untuk membuat teks dengan berbagai efek.
• Insert clip art, untuk menyisipkan gambar clip.
• Fill color, untuk mewarnai obyek yang berbentuk.
• Line color, untuk menentukan warna garis.
• Font color, untuk mewarnai teks.
• Line style, untuk memilih jenis garis.
• Dash style, untuk memilih bentuk tanda garis.
• Arrow style, untuk memilih jenis anak panah.
• Shadow, untuk memilih efek bayangan obyek.
• 3-D, untuk memilih bentuk obyek 3 dimensi.
Pada Toolbar Drawing tersebut terdapat beberapa bentuk seperti garis, panah, oval/lingkaran, text box yang dapat Anda gunakan untuk menggambar diagram-diagram sederhana. Untuk bentuk-bentuk lain dapat Anda gunakan AutoShapes, dan untuk bentuk huruf-huruf dapat Anda gunakan WordArt.
Bentuk-bentuk tersebut dapat Anda beri warna, ubah ketebalan garis, arah anak panah, memberi bayangan, bahkan membuatnya menjadi bentuk tiga dimensi secara mudah dengan menekan tombol-tombol Toolbar Drawing tersebut.
Ada beberapa hal yang dapat diatur yaitu peletakan gambar pada teks. Gambar dapat diletakkan sebagai bagian dari teks atau dapat diletakkan sebagai obyek yang berbeda dari teks. Jika gambar diletakkan sebagai obyek yang berbeda, maka letak gambar tersebut dapat berada di atas teks (menumpuk pada teks), di sekeliling teks dll.
Pada tab layout di atas digunakan untuk menentukan letak gambar pada kotak gambar yang tersedia.
Jika dipilih gambar sebagai obyek tersendiri, maka Anda dapat mengatur peletakan gambar tersebut terhadap teks, apakah menumpuk pada teks, atau terkelilingi oleh teks dll dengan memilih tab Layout – Wrapping Style.
Border and shading digunakan untuk memberi garis batas dan pola kelabu/raster dengan cara memilih menu Format – Borders and Shading atau pada toolbar klik button Tables and Borders.
• Borders
o Setting : menentukan jenis bingkai (none – meniadakan bingkai, box – memberi kotak, shadow – berder dengan bayangan, 3-D – bingkai tiga dimensi)
o Style : memilih bentuk/ pola garis
o Color : memilih warna garis
o Width : memilih ukuran garis
o Preview : menentukan bingkai secara bebas
o Option : menentukan jarak antara garis dan teks yang diberi bingkai
• Shading – terdapat pilihan Fill (memilih warna latar belakang bingkai) dan Pattern (memilih pola arsiran)
• Page Border – halaman dokumen yang diberi bingkai
2.15. Menyisipkan Header dan Footer
Untuk menyisipkan header ataupun footer pada dokumen yang sedang Anda buat dengan memilih menu View-Header and Footer. Setelah menu tersebut terpilih, maka posisi cursor pada dokumen Anda akan menuju ke bagian header dan akan tampil Toolbar Header beserta box untuk header dan footer.
Anda dapat mengetikkan header yang Anda inginkan atau dapat menyisipkan nomor halaman, jumlah halaman, tanggal, waktu dengan menekan tombol pada Toolbar Header tersebut .
2.16. Menyisipkan Footnote
Untuk menyisipkan catatan kaki (footnote) pada dokumen Anda dengan memilih menu Insert-Reference-Footnote.
Selain footnote, Anda juga dapat menyisipkan endnote. Beda antara footnote dengan endnote ialah footnote terletak pada bagian bawah halaman yang bersesuaian, sedangkan endnote terletak di akhir dokumen.
Setelah Anda menekan tombol Ok, maka posisi kursor akan langsung menuju ke bagian bawah halaman dimana Anda dapat memasukkan footnote yang Anda inginkan.
Jika Anda berada pada posisi teks yang mempunyai footnote, Anda dapat dengan mudah membaca isi footnote tersebut dengan meletakkan cursor mouse pada nomor footnote. Jika Anda ingin menuju ke footnote, maka tekan dua kali tombol mouse kiri pada nomor footnote. Anda dapat menghapus footnote hanya dengan menghapus nomor footnote pada teks.
2.17. Berpindah Halaman
Ada 2 macam :
1. soft page break – perpindahan halaman otomatis bila halaman sudah penuh
2. hard page break – pindah halaman baru walaupun halaman belum penuh dengan cara CTRL+ENTER atau memilih menu Insert-Break, pilih Page break. Untuk membatalkan tekan BACKSPACE atau DELETE.
3.Column
3.1. Make columns
Perintah yang digunakan untuk menjalankan column adalah tombol Column pada toolbar atau menu Format-Columns. Sebelum melakukan perintah bagian teks yang akan dibuat kolom haruslah diblok terlebih dahulu.
Preset - menentukan bentuk kolom, Number of Column – menentukan jumah kolom, Width and Spacing – mengatur lebar kolom dan spasi atau jarak antar kolom, Equal Column – untuk lebar kolom yang sama, Line Between – memberi garis batas antar kolom.
3.2. Introduction to Section & Section Break
Section ialah suatu bagian dokumen yang mempunyai format tertentu yang berbeda dengan yang lain. Misalnya dalam suatu dokumen ada naskah yang mempunyai format 2 kolom, sedangkan di bagian yang lain pada dokumen yang sama, terdapat naskah yang mempunyai format 3 kolom. Untuk bisa memformat dokumen menjadi 2 atau lebih bagian seperti contoh di atas, dibutuhkan adanya section. Pada section yang berbeda, dokumen dapat mempunyai format yang berbeda pula.
Untuk mengganti section pada dokumen, dapat digunakan menu Insert-Break… pada bagian Section Breaks.
Pada bagian Section breaks terdapat empat pilihan yaitu Next Page, Continuous, Even Page, Odd Page. Next Page untuk meletakan section berikutnya berada pada halaman yang berbeda. Continuous digunakan bila tidak diperlukan pemindahan halaman untuk section berikutnya. Even Page dan Odd Page digunakan untuk menempatkan section berikutnya pada halaman genap atau ganjil berikutnya.
4.Tabel
4.1. Menggambar tabel
Untuk menggambar table pilih menu Table – Draw Table
Icon Draw Table untuk mengaktifkan pointer pensil untuk membuat table dan Erase untuk menghapus garis table.
4.2. Insert Table
Membuat table dengan format yang telah tersedia sehingga tidak perlu menggambar satu persatu kotak/sel.
4.3. Formatting Table
Pada window diatas tab AutoFormat untuk menentukan bentuk tampilan table.
4.Tabel
4.1. Menggambar tabel
Untuk menggambar table pilih menu Table – Draw Table
Icon Draw Table untuk mengaktifkan pointer pensil untuk membuat table dan Erase untuk menghapus garis table.
4.2. Insert Table
Membuat table dengan format yang telah tersedia sehingga tidak perlu menggambar satu persatu kotak/sel.
4.3. Formatting Table
Pada window diatas tab AutoFormat untuk menentukan bentuk tampilan table.
4.4. Insert Row, Column
Klik menu Table-Insert-columns to the Left (menambah kolom di sebelah kiri) atau Table-Insert-Columns to the Right (menambah kolom di sebelah kanan) atau Table-Insert-Rows Above (menambah baris diatas) atau Table-Insert-Rows Below menambah baris dibawah.
4.5. Delete Row, Column
Pilih menu Table-Delete-Column atau Table-Delete-Row untuk menghapus baris ataupun kolom
4.6. Sorting
Untuk mengurutkan data yang terdapat dalam table pilih menu Table-Sort dengan model pengurutan naik atau turun.
5.Insert Object
Microsoft Word menyediakan fasilitas untuk menyisipkan data yang diperoleh dari program lain dengan menggunakan menu Insert-Object…
Pilihlah jenis data yang akan digunakan dalam dokumen dan jenis data yang ada bergantung pada jenis program yang terdapat dalam computer.
Display as Icon digunakan untuk menampilkan data yang kita masukkan sebagai icon, sehingga tidak terlihat isi data tersebut sebenarnya.
Salah satu jenis data yang sering digunakan adalah Microsoft equation yang dapat digunakan untuk mengetikkan rumus-rumus matematika dengan lebih mudah daripada yang biasanya menggunakan symbol atau karakter khusus. Dengan cara Insert-Object tab Create New pilihlah Microsoft Equation. Akan muncul window baru (hampir sama dengan tampilan normal hanya ada perbedaan pada toolbarnya).
Untuk mengubah style atau bentuk huruf, pilih menu Style pada Microsoft Equation Editor, Style Text untuk mengubah bentuk rumus menjadi teks, Style Math untuk penulisan rumus matematika.
6.Mail Merge
Jika anda bermaksud mengirim surat undangan kepada beberapa rekan, biasanya isi surat undangan tersebut sama hanya saja identitas rekan yang anda tuju berbeda. Untuk memenuhi hal ini, anda tidak perlu membuat surat undangan tersebut sejumlah rekan anda, tetapi anda cukup membuat satu dokumen sumber, dan selanjutnya microsoft word yang akan membuat dokumen tersebut menjadi banyak sejumlah rekan yang akan anda kirimkan surat tersebut dengan masing-masing dokumen mempunyai identitas yang berbeda-beda, tetapi isinya tetap sama.
Untuk dapat memanfaatkan fasilitas ini, anda dapat memilih menu Tools – Letters and Mailing – Mail Merge. Setelah memilih menu, pada sebelah kanan editor anda akan muncul Mail Merge wizard seperti gambar di atas.
Langkah-langkah pembuatan mail merge ini sudah disusun oleh microsoft word sehingga untuk pembuatan tersebut anda cukup menjalankan langkah berurutan mulai langkah pertama sampai dengan langkah keenam
Langkah Pertama adalah memilih tipe surat yang akan dibuat. Ada lima macam tipe surat yang disediakan, yaitu: Letters, E-mail messages, Envelopes, Labels dan Directory
Pada Langkah Kedua ini dokumen utama yang akan diproses dapat dipilih, misal jika anda hendak membuat surat undangan, maka dokumen utama ini ialah isi surat undangan anda tersebut. Ada tiga pilihan, yaitu: dokumen yang sedang aktif sekarang, template dokumen yang telah dibuat sebelumnya atau memanggil file dokumen lain.
Langkah Ketiga digunakan untuk membuat atau memilih daftar penerima dari surat yang akan anda buat. Daftar ‘Recipients’ ini ialah data yang berupa identitas rekan-rekan anda yang hendak anda kirim surat undangan tersebut. Ada tiga pilihan yaitu: Menggunakan daftar penerima surat yang telah dibuat sebelumnya, menggunakan list ‘contact’ pada aplikasi MS Outlook atau membuat list penerima surat baru.
Langkah selanjutnya, yaitu Langkah Keempat untuk menulis dan menyusun format surat yang akan anda buat. Pada langkah ini posisi daftar penerima surat yang akan digabung (merge) dalam dokumen dapat diatur. Selain itu anda dapat pula mengatur bentuk salam pembuka dan item – item lain yang ingin digabung.
Dalam Langkah Kelima, hasil dokumen surat yang telah anda buat dan digabung dengan list penerima surat dapat dilihat kembali (Preview).
Pada langkah terakhir, yaitu Langkah Keenam, anda diberi pilihan untuk langsung mencetak dokumen surat yang telah dibuat, atau meng-edit ulang setiap surat yang dihasilkan oleh proses Mail Merge ini.
Untuk pertama kali membuat mail merge, anda dapat memilih menu Tools – Letters and Mailing – Mail Merge, yang akan memunculkan Mail Merge wizard disebelah kanan editor anda. . Untuk pembuatan surat biasa, anda dapat memilih radio button ‘Letters’. Kemudian tekan ‘right click’ pada ’Next: Starting document’ yang ada pada bagian bawah wizard untuk menuju langkah selanjutnya.
Langkah Kedua ialah memilih dokumen utama yang akan diproses. Pilih ‘Use the current document’. Kemudian tekan ‘left-click’ pada ’Next: Starting Select Recepient’ untuk menuju langkah selanjutnya.
Langkah Ketiga ialah memilih atau membuat baru list ‘recepients’ yang akan di-merge ke dokumen surat. Pilih radio button ‘Type a new list’ (1), kemudian left-click pada ‘Create…’. (2). Setelah menekan ‘Create…’, maka pada editor anda akan muncul window ‘New Address List’. Window ini digunakan untuk membuat daftar ‘recepients’ yang akan di –merge kedalam surat. 44 Setelah mengisikan semua data dari recepient pertama anda dapat menekan tombol ‘New Entry’ (1) untuk memasukkan data dari recepient kedua dan seterusnya. Tombol ‘Delete Entry’ (2), digunakan untuk menghapus data recepient yang sekarang sedang aktif. Sementara itu kelompok tombol – tombol pada kotak ‘View Entries’ (3) digunakan untuk melihat dan mengatifkan elemen list recepient yang telah dibuat. Setelah anda memasukkan data recepient, tombol ‘Cancel’ (4) di sebelah kanan bawah window akan berubah nama menjadi ‘Close’, tekan tombol ‘Close’ bila anda telah selesai memasukkan data – data dari semua recepient.
Selanjutnya akan muncul window ‘Save Address List’ untuk menyimpan list yang baru dibuat. Berilah nama ‘coba’ untuk list anda, kemudian tekan ‘Save’
Window ‘Mail Merge Recipients’ muncul dengan tujuan agar anda dapat memastikan bahwa data – data recepients yang dimasukkan sudah benar. Tekan tombol ‘OK’. Kemudian left-click pada text ‘Next: Write your letter’ yang ada pada wizard untuk memproses langkah keempat.
7.Additional
Pilih menu Tools - Letters and Mailings - Envelopes and Labels – tab Envelopes. Ketikkan alamat yang dituju pada Delivery Address dan nama pengirim pada Return Address.
Untuk mencetak label pilih menu Tools - Letters and Mailings - Envelopes and Labels – tab Labels.
7.1. Penyimpan Dengan Menggunakan Versi
Penyimapan berdasarkan versi pembuatan dokumen berguna untuk melacak perubahan-perubahan yang telah terjadi pada suatu dokumen. Jumlah file tetap satu tetapi terbagi menjadi beberapa versi yang masing-masing dapat di;lihat kembali. Untuk penyimpanan dengan versi ini, dapat menggunakan menu File-Versions…
Untuk menyimpan dokumen dengan versi, tekanlah tombol Save Now…, kemudian masukkan comments. Comments ini berisikan keterangan singkat mengenai dokumen yang disimpan berdasarkan versinya. Untuk membuka dokumen lagi cukup tekan Open. Pada prinsipnya, dokumen yang telah disimpan dengan versi ini tidak dapat diubah hanya dapat dilihat untuk melacak perubahan yang terjadi. Untuk melakukan perubahan dan hendak menyimpan perubahan tersebut, dapat dimungkinkan hanya saja penyimpanan tersebut tidak dapat menggantikan penyimpanan yang lama, tetapi Anda harus menyimpannya dengan menggunakan nama file yang baru sehingga terbentuk dua file.
7.2. Mendefinisikan Toolbar Sesuai Dengan Keinginan
Seperti dijelaskan sebelumnya, kita dapat membuat toolbar sendiri dengan menggunakan menu View-Toolbars-Customize…pilih New…
Masukkan nama toolbar lalu tekan Ok.
Drag & drop perintah yang ingin dimasukkan dari tab Commands pada window Customize masuk ke dalam window toolbar yang telah dibuat.
7.3. Menyisipkan hyperlink
Hyperlink ini ialah suatu teks berwarna dan bergaris bawah atau gambar yang dapat ditekan dengan mouse untuk menuju ke suatu file lain atau ke suatu lokasi tertentu pada suatu file yang sama, ke halaman HTML yang terdapat pada World Wide Web atau ke halaman HTML yang terdapat pada intranet. Hyperlink juga dapat menuju ke Gopher, telnet, newsgroup dan FTP site.
Untuk menyisipkan hyperlink pada dokumen, digunakan menu Insert-Hyperlink… atau menekan tombol keyboard Ctrl+K.
Blok kata/kalimat yang akan diberi hyperlinkn atau ketikkan pada Text to Display lalu masukkan lokasi/dokumen tujuan pada Address atau pilihlah langsung pada kotak yang terdapat di atas Address (bila tidak terdapat pada folder yang ada maka dapat dilihat dari bafian Look In). Tetapi jika hendak menyisipkan lokasi yang berada pada file yang sama, terlebih dahulu harus membuat bookmark pada dokumen, kemudian nama bookmark tersebut dapat Anda isikan pada kolom Named location in file (optional).
7.11.07
Windows Server Domain atau sering disebut sebagai Windows NT Domain adalah sebuah kelompok logis yang terdiri atas komputer-komputer yang menjalankan sistem operasi Windows yang menggunakan basis data akun pengguna terpusat di satu titik pusat. Basis data terpusat ini (pada Windows 2000 dan versi Windows Server yang lebih baru disebut sebagai Active Directory) mengandung akun-akun pengguna dan informasi keamanan untuk setiap sumber daya yang terdapat di dalam domain tersebut. Setiap orang yang menggunakan komputer dalam sebuah domain akan memperoleh akun unik miliknya sendiri. Akun pengguna ini pun dapat ditetapkan untuk mengakses sumber daya yang terdapat di dalam domain yang bersangkutan.
Keunggulan penggunaan Windows Server domain adalah:
- Administrasi secara terpusat: manajemen domain secara keseluruhan dapat dilakukan hanya dengan mengakses satu buah basis data saja.
- Proses logon yang sederhana dan cukup sekali saja: akses terhadap sumber daya di dalam sebuah domain dapat diberikan hanya dengan menggunakan sebuah proses logon saja.
- Skalabilitas: jaringan yang besar pun dapat dibuat dengan Windows Server domain
Advanced Micro Devices Inc. (AMD) sudah menabuh genderang perang. Pada Senin lalu, mereka meluncurkan cip terbarunya untuk menyaingi Intel Corp. di Bangalore, Barcelona, Beijing, San Francisco, Seoul, Taipei, dan Tokyo.
Cip itu bernama Quad-Core Opteron. Ia terdiri atas satu cip silikon yang berisi empat otak computing (quad-core). Cip ini berbeda dengan Woodcrest Xeon keluaran Intel yang quad-core, tapi terdiri atas dua cip dengan masing-masing dual-core.
Cip ini mendongkrak performa komputer server 50 persen lebih cepat dari komputer dengan prosesor dual-core. Opteron pun diklaim lebih hemat energi.
Cip yang didesain ulang dari Opteron lama yang diluncurkan pada 2003 itu disediakan dalam dua versi. Versi pertama berkecepatan 1,9 GHz 68 watt yang fokusnya pada efisiensi. Versi kedua, 2,0 GHz 95 watt, untuk yang mencari performa dan harga.
Randy Allen, Wakil Presiden Korporat AMD untuk Divisi Server dan Workstation, mengatakan pada kuartal keempat tahun ini akan diluncurkan versi 2,3 GHz 120 watt untuk performa yang lebih mumpuni.
AMD juga mendongkrak floating point tiap core, yang tadinya 64-bit menjadi 128-bit, tapi tetap memakai Direct Connect Architecture dan kontrol memori untuk mencegah terjadinya kebuntuan aliran data. Inilah yang tak ada pada cip buatan Intel.
Allen mengatakan upgrading ke cip baru itu tidak perlu sampai menambah daya listrik. Misalnya pengguna server Hewlett-Packard Co. ProLiant DL 385 bisa meng-upgrade AMD dual-core menjadi quad-core dan merasakan operasi yang lebih cepat dengan daya yang sama.
AMD berharap Opteron, yang juga disebut prosesor X86, bisa mendongkrak kembali pendapatan mereka yang ambruk setelah Intel meluncurkan cip pesaing Opteron yang lama. Padahal Opteron lama sempat populer lantaran hemat energi dan ukurannya cuma 130 nanometer.
Opteron lama membuat AMD merebut 25 persen pasar dunia. Namun, saat Intel meluncurkan Xeon pada November 2006, pasar AMD pun merosot sampai tinggal 13 persen.
Xeon berukuran lebih kecil, hanya 90 nanometer, dan beroperasi jauh lebih cepat daripada Opteron. Pasar pun beralih dan AMD merugi sampai ratusan juta dolar.
Kali ini Opteron baru diharapkan tidak bernasib seperti yang lama. "Diharapkan meraih kembali share yang hilang," kata Dean McCarron, analis dan Presiden Mercury Research.
Opteron bahkan digadang-gadangkan jauh lebih unggul dibanding Clovertown, cip 65 nanometer buatan Intel yang diluncurkan pada tahun ini. Tapi Intel tampaknya tak kebakaran jenggot. "Kami tetap percaya diri," kata Adesh Gupta, manajer di Server Platforms Group Intel Asia-Pasifik.
Setelah meluncurkan Clovertown, pada kuartal keempat tahun ini mereka akan meluncurkan cip Penryn. Ukurannya hanya 45 nanometer. Kabarnya, awal tahun depan akan diluncurkan Silverthorne.
Tapi perbedaan mendasar pada cip buatan Intel dan AMD tampaknya membuat persaingan tak sepanas dulu. Vendor tak lagi membabi-buta menjatuhkan pilihan.
Dell Inc., misalnya, membuka kemungkinan akan memakai cip buatan kedua perusahaan tersebut. CEO Dell Michael Dell mengatakan Opteron lebih cepat dalam menjalankan aplikasi floating-point. Namun, Clovertown bekerja lebih cepat dalam menjalankan instruksi bilangan bulat (integer).
"Jadi bergantung pada aplikasi yang dijalankan atau teori ilmu komputer Anda, salah satunya mungkin yang terbaik bagi Anda. Tak mungkin Dell hanya menggunakan satu pilihan itu," kata Dell.
(next)